Satu hal yang pasti dari bulan ramadhan, Takjil gratis. Hampir semua masjid ataupun mushola pasti menyediakan takjil gratis untuk berbuka puasa. Tak tanggung-tanggung bahkan masjid pun tak sedikit pula yang menyediakan menu buka puasa gratis.
Inilah makna sesungguhnya dari bulan puasa, yaitu berbagi untuk sesama. Tak jarang pula agenda bagi-bagi takjil dan buka puasa ini dimanfaatkan orang-orang sebagai aksi penghematan biaya. Fenomena seperti sungguhnya sudah menjadi suatu hal yang biasa mungkin. Satu lagi, bagi-bagi gratis di bulan ramadhan ini ternyata memiliki sisi keunikan tersendiri di beberapa daerah. Salah satunya di kota wali, Tuban. Disini ada tradisi pembagian bubur suruh di makam Sunan Bonang.
Bubur ini bukan seperti bubur pada umunya. Bubur ini lebih banyak mengarah ketimur-timur tengahan. Memakai banyak rempah-rempah arab menjadi salah satu daya tariknya. Bubur yang terbuat dari campuran beras, daging, serta campuran rempah-rempah tak pernah sepi penikmat. Tak mau kalah dengan warga sekitar, tak sedikit pula masyarakat yang berziarah pun tak mau melewatkan moment yang ada saat bulan ramadhan saja ini. tak hayal jika tiap hari satu kuwali jumbo bubur habis tiap harinya.
Semarak ramadhan memang tiada duanya. Bisa dibilang ramadhan adalah puncak dari wisata kuliner Indonesia. Semua makanan tumpah ruah disajikan. Tinggal pilih mau yang gratis atau berbayar...Tinggal menyesuaikan kantong saja utamanya untuk mahasiswa harus bener-bener pilih,
Berkah Bulan Ramadhan memang Tiada DUANYA.
Inilah makna sesungguhnya dari bulan puasa, yaitu berbagi untuk sesama. Tak jarang pula agenda bagi-bagi takjil dan buka puasa ini dimanfaatkan orang-orang sebagai aksi penghematan biaya. Fenomena seperti sungguhnya sudah menjadi suatu hal yang biasa mungkin. Satu lagi, bagi-bagi gratis di bulan ramadhan ini ternyata memiliki sisi keunikan tersendiri di beberapa daerah. Salah satunya di kota wali, Tuban. Disini ada tradisi pembagian bubur suruh di makam Sunan Bonang.
Bubur ini bukan seperti bubur pada umunya. Bubur ini lebih banyak mengarah ketimur-timur tengahan. Memakai banyak rempah-rempah arab menjadi salah satu daya tariknya. Bubur yang terbuat dari campuran beras, daging, serta campuran rempah-rempah tak pernah sepi penikmat. Tak mau kalah dengan warga sekitar, tak sedikit pula masyarakat yang berziarah pun tak mau melewatkan moment yang ada saat bulan ramadhan saja ini. tak hayal jika tiap hari satu kuwali jumbo bubur habis tiap harinya.
Semarak ramadhan memang tiada duanya. Bisa dibilang ramadhan adalah puncak dari wisata kuliner Indonesia. Semua makanan tumpah ruah disajikan. Tinggal pilih mau yang gratis atau berbayar...Tinggal menyesuaikan kantong saja utamanya untuk mahasiswa harus bener-bener pilih,
Berkah Bulan Ramadhan memang Tiada DUANYA.




0 comments:
Post a Comment